Cara Agar Generasi Millennial Bisa Mengelola Gaji

Generasi millennial yang sekarang ini hidup pada sebuah zaman yang semakin dimudahkan dengan adanya kemajuan teknologi dan juga kemajuan informasinya. Dimana pada saat ini hanya berbekalkan perangkat elektronik yang ada seperti halnya smartphone atau juga laptop mereka yang dimana juga akan dapat melakukan apapun dari mana saja dan juga kapan saja. Mulai dari membeli sebuah pakaian yang akan digunakan melalui e-commerce, memesan makanan dan juga minuman menggunakan sebuah jasa transportasi sampai dengan berhubungan dengan rekan kerja atau juga dengan teman.

Cara Agar Generasi Millennial Bisa Mengelola Gaji 

Berbagai kemudahan inilah yang nantinya akan dirasakan oleh para generasi milenial yang ada untuk dapat membuat mereka nantinya bisa dengan mudah mengeluarkan uang ke berbagai hal yang ada. Masalahnya, ada pada sebagian dari mereka yang dimana biasanya akan tidak mampu untuk dapat menentukan pengeluaran yang nantinya dapat dilakukan benar-benar penting atau pun hanya sekedar keinginan yang nantinya bisa ditunda. Untuk dapat mengatasi sejumlah berbagai masalah yang telah dihadapi oleh para milenial di atas, maka dalam artikel ini akan dibahas dan juga dijelaskan tentang tips keuangan yang bisa diterapkan untuk dapat memperbaiki masalah keuangan milenial yang ada. 

Temukan Pekerjaan Sampingan

Cara pertama yang dapat digunakan yaitu untuk mengelola sebuah gaji bulanan adalah yaitu dengan mencari sebuah pekerjaan sampingan. Ya, kita yang dimana tidak pernah mengetahui tentang sebuah masalah keuangan yang nantinya akan dihadapi di masa depan. Oleh karena itu dimana tentunya kita juga harus mempersiapkan sebuah rencana B yang dimana merupakan sebuah hal yang nantinya bisa menjadi salah satu cara yang tepat untuk dilakukan.

Mulailah juga untuk dapat mempersiapkan hal-hal yang tak terduga seperti halnya penurunan pendapatan atau juga kehilangan pekerjaan yang utama dengan menciptakan sebuah bisnis paruh waktu yang ada. Sebuah bisnis sampingan yang dimana menjadi salah satu cara yang bisa anda gunakan untuk menopang keuangan, di saat anda nantinya mengalami sebuah masalah keuangan seperti halnya di PHK atau juga penurunan pendapatan yang ada di masa depan. 

Temukan Perusahaan yang Menghargai Kinerja & Kompetensi Anda

Jangan pernah bekerja penuh waktu yaitu selama 40 jam seminggu di sebuah perusahan yang dimana tidak mampu untuk dapat menghargai keterampilan dan juga kinerja yang nantinya anda miliki. Tentunya dalam hal ini jangan sia-sia kan yang ada dalam hidup anda, keluar dan carilah perusahan yang benar-benar dapat menghargai kinerja yang nantinya akan anda miliki. Tentunya ada banyak sekali perusahaan yang ada di luar sana yang menawarkan sebuah peluang pendapatan yang tentunya lebih besar untuk sebuah kesejahteraan anda dan juga keluarga anda. 

Jadilah Orang yang Aktif Mengelola Keuangan

Dimana salah satu cara yang selanjutnya yang tentunya dapat anda coba untuk bisa mengelola gaji bulanan yang nantinya ada miliki. Mengapa? Sebab,dengan cara melakukan hal ini nantinya sama saja akan dapat membawa sebuah bencana keuangan untuk anda yang tidak disadari. Anda mampu untuk dapat bisa mengendalikan sebuah keuangan yang nantinya dimiliki dengan cara membuat sebuah anggaran, melakukan sebuah investasi, dan juga menghilangkan berbagai macam utang yang ada. Dengan cara di atas, Anda yang dimana nantinya akan lebih bisa untuk dapat mudah mengetahui kemana perginya sebuah uang yang nantinya anda dimiliki selama ini.

Berinvestasilah pada Diri Anda Sendiri

Saat ini Anda yang dimana masih muda, maka anda yang juga jangan sia-siakan usia anda tersebut dengan melakukan semua hal-hal yang tidak bermanfaat. Mulailah untuk dapat berinvestasi pada diri Anda sendiri. Sekarang ini ada banyak sekali cara untuk bisa mendapatkan banyak cara, seperti halnya mengikuti berbagai seminar dari pengembangan diri, mengikuti sebuah workshop yang dimana bisa menjadi salah satu hal yang nantinya akan menambah keterampilan, atau anda yang juga dapat mengikuti berbagai macam pelatihan yang ada.

Melalui sebuah aktivitas di atas, Anda yang nantinya akan bisa lebih berkembang serta juga anda yang mana lebih bisa memiliki keterampilan yang lebih baik dan juga pada akhirnya bisa membantu untuk dapat menambah jumlah penghasilan yang nantinya dimiliki. Misalnya saja yaitu melalui sebuah workshop keterampilan berbisnis, Anda memiliki sebuah kemampuan yang ada untuk dapat berani memulai sebuah usaha sampingan dan juga sebuah hal lainnya yang dimana nantinya akan berpotensi untuk dapat menambah sebuah pemasukan di masa depan.

Manfaatkan Teknologi yang Bisa Membantu

Generasi millennial yang nantinya dimana sekarang ini tengah hidup dengan berbagai macam kemudahan dan juga teknologi. Jangan hanya memanfaatkan sebuah teknologi tersebut untuk sebuah chatting dengan teman, melakukan sebuah video call, atau juga streaming video saja. Ada banyak juga hal-hal yang dimana sekarang ini sangat bermanfaat yang dimana membantu Anda yang dimana dalam masalah keuangan anda. Anda yang dimana nantinya juga akan bisa memanfaatkan berbagai macam aplikasi dari anggaran keuangan yang dimana sudah tersedia secara gratis yang nantinya dapat anda gunakan. Aplikasi seperti ini yang nantinya juga akan sangat memudahkan anda untuk dapat melacak jumlah keuangan yang nantinya keluar selama sebulan.

Miliki Tabungan Darurat Sebagai Prioritas

Banyak sekali sekarang ini dimana generasi millennial yang salah dalam menentukan sebuah prioritas keuangan yang ada pada beberapa tahun ke depan. Hal ini juga diungkapkan pada sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Milenial Money Mindset Report yang dimana nantinya dapat menunjukkan bahwa 68% generasi millennial sendiri yang dimana mengatakan tujuan utama mereka yaitu dalam 5 tahun ke depan adalah menabung untuk dapat berlibur.

Jika Anda yang dimana memiliki sebuah pemikiran yang serupa, maka anda yang harus segera perbaiki pola pikir anda tersebut. Ketahuilah juga bahwa, sebesar apapun nantinya pendapatan yang akan Anda dapatkan dan juga akan anda hasilkan saat ini, maka anda harus mempersiapkan sebuah dana darurat yaitu adalah sebuah prioritas yang  dimana perlu untuk dapat didahulukan. Jumlah dana dari dana darurat yang dimana perlu Anda untuk dapat persiapkan yaitu adalah sebesar 6 kali yang ada dari pengeluaran selama sebulan.

Nah, dengan begitu anda yang nantinya akan bisa mengelola gaji bulanan anda dengan lebih baik dan juga lebih bermanfaat. Perlu juga disadari, memiliki sebuah dana darurat yang dimana merupakan  sebuah hal yang perlu untuk dapat diprioritaskan, karena dana tersebut yang dimana nantinya akan dapat  membantu Anda untuk bisa bertahan saat melalui sebuah masalah keuangan yang nantinya bisa saja terjadi yaitu pada masa depan.

Berinvestasilah Sejak Dini

Mempersiapkan sebuah masa depan tentunya menjadi salah satu hal yang nantinya harus Anda lakukan sejak anda masih muda. Dengan berinvestasi, Anda yang nantinya juga akan lebih mudah untuk dapat mencapai berbagai macam tujuan keuangan yang nantinya anda inginkan di masa depan seperti halnya untuk dapat membeli rumah, membeli sebuah kendaraan yang dimana di gunakan untuk dapat menunjang sebuah pekerjaan, berlibur bersama dengan keluarga, dan juga berbagai hal lain sebagainya.

Itulah beberapa cara yang tentunya bisa anda gunakan untuk mempersiapkan keuangan anda, khususnya bagi anda yang merupakan generasi milenial. Dengan mempersiapkan keuangan anda, anda yang juga nantinya akan dapat mempersiapkan masa tua anda. 

Financial Planning Untuk Generasi Millenial

Pernah dengar tentang ungkapan yang mengatakan bahwa generasi milenial biasanya sulit memiliki rumah? Hal ini juga ternyata diungkapkan dalam sebuah media online pada saat beberapa tahun lalu. Generasi milenial adalah sebuah sebutan atau yang biasanya generasi milenial merupakan seseorang yang lahir pada tahun sekitar 1980 sampai dengan tahun 1999 yang dimana biasanya mengalami pergeseran soal kebutuhan.

Finansial yang memang dibutuhkan oleh para Millenial

Seperti sebuah survei yang menyebutkan, dan juga sudah pernah diadakan oleh Litbang Kompas yang dimana mengatakan kepada generasi milenial dengan sebuah pernyataan apakah menganggap hunian sebagai sebuah kebutuhan utama? ternyata dalam jawabannya 60 sampai 80 persen yang menyatakan bahwa penting namun, pilihan mereka adalah jenis hunian apartemen yang memiliki kemudahan akses transportasi dan juga fasilitas yang lebih praktis. 

Financial Planning Buat Generasi Millenial

Survei Bank Dunia sendiri yang dimana menunjukan pada tahun 2025 sendiri jika pertumbuhan penduduk indonesia yang akan mencapai sekitar lebih dari 68 % yang nantinya akan tinggal di kawasan perkotaan. Dengan adanya sebutan dari generasi milenial yang tinggal di perkotaan, dimana kebutuhan primer mereka adalah rumah tempat tinggal. Sedangkan hunian di perkotaan yang dimana memiliki sebuah askes transportasi yang mudah, ternyata sangat mahal jika dibandingkan dengan penghasilan yang tentunya diperoleh oleh para generasi milenial. Dengan sebuah harga rata-rata yang dimana biasanya yaitu minimum 400 juta untuk sebuah harga dari apartemen yang dimana biasanya berada di tengah kota, yang biasanya dimana dengan sebuah pengeluaran yaitu 4-7 juta perbulan. Bisa dikatakan dimana untuk dapat mengangsur sebuah harga rumah atau juga harga apartemen yang seharga 400 juta dibutuhkan sejumlah 3-4jt perbulan. Dengan sejumlah gaji yang biasanya diperoleh oleh para generasi milenial, jelas ketika memiliki sebuah hunian di tengah kota tentunya akan mengalami sebuah kesulitan. Namun, sebagai bagian dari seorang generasi milenial, dimana pastinya anda juga tak ingin menerima alasan tersebut begitu saja. Lalu, bagaimana tips and trik untuk dapat menyiasatinya?

Dalam sebuah kesempatan yang dimana Bapak Budi Rahardjo selaku technopreneur, yang dimana beliau sendiri menerangkan bahwa pengelolaan finansial sendiri akan berbeda-beda berdasarkan dengan pertambahan usia yang dimana biasanya hal tersebut juga berdasarkan pada usianya, pengelolaan financial ini biasanya akan dibagi menjadi 3 yaitu :

Usia 20 tahunan

Usia produktif yang dimana biasanya dalam usia ini belum begitu banyak karena masih banyak yang belum memiliki tanggungan. Namun hal ini jangan dijadikan sebuah alasan untuk dapat berleha-leha. Dimana pada usia ini sendiri pastikan anda memiliki dana darurat setidaknya enam kali biaya hidup untuk dapat memberikan rasa aman terhadap hidup. 

Usia 30 Tahunan

Pada usia ini, yang dimana nantinya anda akan lebih memiliki banyak kebutuhan. Tapi anda tetap bisa melakukan berbagai macam kerja sampingan yang tentunya bisa menambah pemasukan anda. Kendalikan juga gaya hidup, dimana anda harus hidup dengan tabungan yang seimbang dan juga mempunyai sebuah rencana atau dana pensiun yang nantinya akan anda gunakkan. 

Usia 40 sampai 50 tahun

Dimana di usia ini setidaknya anda akan menyisakan 15 atau 25 persen dari pendapatan anda untuk sebuah dana pensiun, dana darurat dan juga tabungan umum. Dalam usia ini dimana pastikan juga tingkat kemapanan anda dengan melihat seberapa besar uang tabungan dan juga uang pensiun yang anda miliki. 

Sedangkan untuk perencanaan keuangan dibagi dalam beberapa tahap yaitu:

  • Kalkulasi semua kebutuhan keuangan untuk masa depan
  • Menetapkan sebuah tujuan keuangan
  • Membuat sebuah rencana keuangan
  • Analisa berbagai macam kondisi keuangan yang ada pada saat ini
  • Implementasi dan juga sebuah monitoring

Berbicara tentang sebuah financial planning yang dimana memang suatu hal yang dibutuhkan adalah sebuah kecerdasan. Seperti kecerdasan untuk dapat mengolah atau juga menahan sebuah perasaan ingin. Seperti ingin jalan-jalan, ingin merasakan foya-foya, ingin makan enak dan juga ingin sebuah merasakan sebuah belanja yang banyak. Semua rasa yang ingin akan hal-hal yang dimana menyenangkan, sebuah harus bisa sebuah dikelola dengan sebuah baik. Selain itu, menurut sebuah Bapak Budi Raharjo, yang dimana kesuksesan dari sebuah financial yang dimana ditentukan oleh 5 prinsip kecerdasan, yang dimana di antaranya kecerdasan yang menghasilkan uang. 

Kecerdasan menghasilkan uang

Ada penghasilan yang disebut aktif income, dengan penghasilan jenis ini yang diperoleh dengan bekerja dan berbentuk sebuah gaji ataupun juga honor yang biasanya akan didapatkan. Ada Pula yang dimana penghasilan yang disebut dengan nama pasif income, untuk pasif income sendiri yang dimana penghasilan jenis ini diperoleh dari aset yang akan dihasilkan. Seperti kontrakan, bunga bank dan juga hasil dari investasi saham dan juga investasi lainnya. 

Kecerdasan mengalokasikan uang

Jika nantinya penghasilan anda masih sama dengan Upah minimum yang ada di provinsi jangan gunakan sebuah cicilan atau kredit. Karena hal ini yang dimana merupakan suatu hal yang bisa mencekik keuangan anda di kemudian hari. Jika nantinya penghasilan anda sudah 2x UMP, yang dimana nantinya dalam hal ini anda bisa gunakan cicilan tapi dimana biasanya hanya sebuah batas maksimum 30% dari total gaji. 20%nya di gunakan untuk menabung. Sisanya biasa anda pakai untuk kebutuhan anda sehari-hari.

Alokasikan sedikitnya uang yang memang kalian miliki per Hari / per minggu / perbulan / pertahun.

Dijana seiring dengan perkembangan zaman yang di mainan biasanya akan berbanding lurus dengan segala kemudahan termasuk juga sebuah kemudahan untuk dapat berhutang. Banyak generasi milenial yang terlena dengan segala kemudahan tersebut termasuk kemudahan mendapatkan kartu kredit padahal gaji yang didapatkan masih pas-pasan. BPJS atau yang dimana dikenal dengan sebuah istilah budget pas-pasan jiwa sosialita begitulah gaya hidup generasi milenial. Biasakan jika anda generasi milenial untuk dapat mengkotak-kotakan sebuah kepentingan yang ketika anda ingin mengeluarkan sebuah uang. Mana yang dimana tergolong sebuah kebutuhan primer, sekunder dan juga tersier. Selalu anda biasakan untuk menabung agar masa tua.

Kecerdasan Mengembangkan Uang

Yang dimaksud dari sebuah kecerdasan mengembangkan uang adalah dimana sebuah kecerdasan dalam buat uang anda bisa bertambah. Misalnya adalah anda bisa berinvestasi, deposito atau juga bermain trading saham. Investasi sendiri adalah salah satu yang dimakan paling baik dilakukan yang menjadi suatu hal yang anda pahami. Sebelum berinvestasi anda juga bisa menali terlebih dahulu portofolio tentang produk investasi yang akan anda gunakan. Apakah investasi tersebut masuk ke dalam investasi konservasi yaitu dengan cara menjaga nilai tetap utuh atau juga moderat yaitu dimana anda berani mengambil sebuah resiko. 

Kecerdasan Melindungi Uang

Asuransi sendiri adalah salah satu langkah cerdas untuk dapat melindungi uang anda. Baik asuransi jiwa maupun juga asuransi kekayaan atau juga sebuah dana pensiun. Dengan mendaftarkan asuransi, sebenarnya anda telah berusaha untuk mengurangi sebuah resiko kerugian anda di masa yang akan datang dan juga terhadap beberapa hal yang tak terduga yang bisa terjadi. 

Itulah beberapa hal dalam menyiapkan atau menyusun financial planner yang digunakan untuk para kaum milenial. Dimana di era sekarang ini kaum milenial dimudahkan dengan berbagai macam kemudahan yang pada akhirnya mendorong sifat konsumtif yang ada. Dan financial planner ini merupakan sebuah hal yang harus di terapkan di kehidupan milenial. 

Pentingnya Mengenal Bisnis Finansial dari Istilah ini !

Jika melihat dari pengertian dasarnya saja, Bisnis ini sendiri adalah sebuah usaha dan Finansial ini selalu berhubungan dengan urusan keuangan. Jadinya, Bisnis Finansial ini sendiri adalah sebuah usaha yang memang bersangkutan dengan manajemen keuangan yang ada. Banyak sudah diantara kalian pastinya yang bermain dengan bisnis finansial. Ya karena memang ini menjadi salah satu bidang perekonomian yang langsung berfokuskan pada keuangan yang nyata. 

Nah, di dalam Bisnis ini kalian juga harus tahu adanya beberapa istilah penting untuk meninjau adanya resiko investasi yang ada. Dengan kalian menjalankan sebuah investasi yang sudah pasti berbau finansial, pastinya kalian nanti bisa melipatgandakan uang yang sudah benar-benar kalian miliki dalam mengejar adanya impian di masa yang akan datang. 

Pentingnya mengenal dunia Finansial dari beberapa hal dasar hingga istilah pentingnya. Hal ini memang didasari agar tidak terjadi kesalah pahaman pada saat sudah memulai berinvestasi.

Bagaimana dengan para pemula yang baru mengenai dunia investasi, pastinya harus tahu dulu dong tentang keseluruhan dari finansial itu sendiri ?… ya, ini memang benar adanya dimana kita harus memerlukan adanya pengetahuan atau wawasan yang jelas mengenai kredibilitas dan juga sustainability pada produk yang nantinya kalian investasikan menjadi sebuah bisnis finansial yang pasti. 

Nah, saat ini kalian harus bisa mempelajari dengan secara seksama mengenai skema investasi yang kalian pilih nantinya. Hal ini didukung dari kelebihan serta kelemahan dari produk kalian itu sendiri. Dengan adanya hal ini mampu mempermudah kalian di dalam mempelajari apa yang memang sedanglah tertulis langsung di dalam artikel itu sendiri. Jika dirasa kalian sudah menemukan hal tersebut, maka kalian boleh mengetahui adanya istilah penting di dalam bisnis finansial itu sendiri. Untuk lebih lengkapnya, kalian boleh lihat kejelasannya pada artikel yang ada di bawah ini. 

Beberapa Fungsi Utama dari Dunia Finansial 

Sebagai salah satu angkatan kerja yang memiliki usia produktif, kalian haruslah mengetahui apa itu fungsi finansial di dalam kehidupan pribadi. Disini kalian salah besar jika memiliki pandangan bahwasannya manajemen finansial yang hanyalah perlu untuk diterapkan dalam dunia bisnis atau dalam perusahaan basia saja. Nah, sebelum jauh ke istilah penting yang ada dalam dunia Investasi, maka kalian haruslah memahami terlebih dahulu tentang fungsi finansial apa saja yang ada :

  • Fungsi sebagai Perencanaan : lebih fokus pada perencanaan pengeluaran dan pemasukan dari keuangan yang ada.
  • Fungsi sebagai Pengendalian : lebih fokus pada batasan dari tiap pengeluaran keuangan yang ada.
  • Fungsi sebagai Pemeriksaan : lebih fokus pada pengendalian anggaran yang langsung diikuti dengan pemeriksaan dari anggaran yang kalian miliki.
  • Fungsi sebagai Pelaporan : seperti biasa, disini membuat laporan keuangan dalam mencermati adanya kesehatan dari kondisi finansial kalian.

Istilah-Istilah Penting dalam Dunia Bisnis Finansial 

Ketahui setidaknya ada beberapa istilah yang dinilai penting demi kesejahteraan bisnis finansial kalian dalam mengurangi adanya resiko investasi. 

1.1 Istilah : Payback Period 

Bisa dikatakan ini sebagai periode pengembalian yang mana sudah menunjukkan adanya seberapa lama di dalam hitungan tahun untuk pengembalian suatu investasi, suatu proyek maupun usaha apapun itu. Semuanya benar-benar dengan memperhatikan adanya teknik penilaian terhadap jangka waktu yang tertentu. Periode dari pengembalian ini adalah sebuah hal yang memang sangat umum untuk langsung menentukan sebuah kelayakan dari apa yang sebenarnya ingin kalian lakukan. Dengan kalian mengetahui hal ini, maka kalian akan mampu mengukur berapa lama waktu yang kalian butuhkan dalam mencapai adanya hasil yang kalian inginkan. 

1.2 Istilah : Average Rate of Return ( ARR )

Ini adalah Tingkat pengembalian investasi yang mana bisa dihitung dengan cara mengambil adanya perbandingan di antara keuntungan neto per tahun nya terhadap nilai investasi yang memang diperlukan hanya untuk langsung memperoleh laba / keuntungan. ARR ini sendiri akan menunjukan sebuah pengembalian atau hasil yang memang telah kalian dapatkan dari adanya kegiatan investasi tersebut dalam setahun. Kalau ditarik secara garis besar, sebuah investasi harus bisa memberikan adanya hasil yang jauh lebih besar daripada bunga depositonya per tahun yang sudah ditawarkan oleh pihak bank 

1.3 Istilah : NPV ( Net Present Value )

Ini adalah selisih antara present value pada sebuah investasi yang memiliki nilai untuk saat ini dari sebuah penerimaan kas bersih di masa yang akan datang. Secara mendasar, istilah ini memang digunakan langsung untuk melakukan perhitungan apakah nanti uang yang akan diterima dari hasil investasi masih tergolong suatu hal yang menguntungkan dengan nilai mata uang yang memang ada pada saat yang akan datang. Khususnya lagi jika kalian memutuskan untuk melakukan adanya sebuah investasi bunga tetap dalam jangka waktu yang memanglah panjang. Karena kalian harus ingat, bahwasannya nilai uang ini cenderung terus menurun dan kalian juga harus menyesuaikan sekali adanya investasi dengan hal seperti itu. 

1.4 Istilah : Internal rate of Return 

Perhitungan ini mungkin saja tidak sering masuk dalam kegunaan seorang investor yang melainkan jauh lebih sering digunakan oleh adanya para pemilik perusahaan untuk bisa menghitung nilai dari sebuah proyek atau anakan perusahaan. Perhitungannya sendiri memang digunakan untuk menghitung adanya kelayakan dari pengembalian sebuah proyek dengan membandikan pada tingkat diskonto yang telah dibayarkan. 

1.5 Istilah : Profitability Index 

Perhitungan ini mencakup atas perbandingan dari nilai arus pada kas bersih yang memang akan datang dengan adanya nilai investasi berikut. Jika profitability index ini berada di bawah 1, maka investasinya memiliki sifat yang rugi atau memang tidaklah layak untuk dilakukan. Kelebihannya sendiri adalah dengan memberikan sebuah perhitungan yang memang sederhana dan jauh lebih riil lagi. Kekurangan dari metode ini yakni dari hasil perhitungan yang memang sudah sangat sederhana sehingga nantinya sulit untuk bisa digunakan sebagai sebuah unit analisa yang sudah mendalam. 

1.6 Istilah : ROI atau Return on Investment

Untuk istilah ini masuk pada perhitungan dari berapa persen keuntungan yang memang bisa kita bandingkan dari biaya yang keluarkan dalam berinvestasi tersebut. Biaya yang bisa dihitung yakni dengan mencakup pada biaya awal investasi, lalu biaya provisi , adanya administrasi dan sebagainya.

1.7 Istilah : Return on Equity atau ROE

Rasio tersebut memang untuk langsung mengukur adanya kinerja pada keuangan di dalam mengelola modal tersedia dalam menghasilkan laba atau keuntungan setelah adanya potongan pajak. Jadi, semakin besarnya ROE ini akan semakin besar lagi tingkatan keuntungan yang memang dicapai manajemen hingga kemungkinan yang ada bisa muncul pada masalah yang akan jauh semakin kecil. 

1.8 Istilah : Return on Assets atau ROA

Jika kalian sudah benar-benar menekuni bisnis finansial kalian pada dunia investasi, maka istilah ini sangat amat perlu kalian perhatikan. Karena, ROA ini bisa menghitung jumlah dari laba bersih dibandingkan dengan keseluruhan dari aktiva untuk bisa menghasilkan laba. ROA akan jauh lebih positif lagu dalam menunjukan adanya total aktiva yang telah dipergunakan untuk operasi perusahaan yang mampu dalam memberikan laba bagi perusahaan itu sendiri. 

1.9 Istilah : Rasio – Rasio Keuangan 

Di dalam dunia finansial ini, kalian memiliki istilah mengenai Rasio Keuangan. Dimana rasio ini sendiri terdiri dari :

  • Rasio Likuiditas
  • Rasio Solvabilitas 
  • Rasio Aktivitas 
  • Dan juga ada Rasio Profitabilitas

Semua Rasio ini sendiri memang bisa menggambarkan tentang bagaimana perusahaan yang kalian ingin danai tersebut bisa berjalan baik. 

Apapun  itu Investasi yang kalian jalankan dalam dunia finansial dalam jangka waktu Pendek maupun panjang, janganlah kalian terburu-buru di dalam mengambil keputusan investasi yang ada.