Treatment dalam Memilih Financial Planner dengan Benar

Salam hangat dari kami untuk kalian para pembaca dimanapun kalian berada. Sedikit mungkin kami berikan penjelasan mengenai Financial Planner itu seperti apa si ? jadi ada beberapa pengertian dari Financial Planner itu sendiri. Dimana dikutip langsung dari Glints.com yang mendapat inspirasi dari Investopedia ini sebagai seseorang atau lembaga profesional yang sudah memenuhi syarat untuk bisa membantu individu dan juga perusahaan dalam memenuhi adanya tujuan keuangan dalam Jangka Panjang yang mereka miliki. Atau memiliki pengertian lainnya seperti Seseorang yang sudah fokus dalam membangun rencana keuangan untuk membantu klien dalam mencapai sebuah tujuan akhirnya.

Sedikit lagi menjelang tahun baru atau pergantian tahun, maka banyak sudah orang-orang yang bisa menyusun langsung rencana keuangan yang akan langsung dicapai di tahun baru. Nah, dari beberapa orang untuk menyusun keuangan pribadi atau juga keluarga menjadi hal yang rumit. Sehingga, mereka ini bisa membutuhkan jasa perencana keuangan atau financial planner dalam membantu menyusun perencanaan keuangan. Dan dari kehadiran Perencana keuangan Independen ini semakin marak saja atau semakin sering dengan semakin bertambahnya kebutuhan masyarakat akan kehadiran Konsultasi Keuangan.

Treatment dalam Memilih Financial Planner dengan Benar

Dengan sebuah bantuan dari perencanaan keuangan yang sangat ahli di bidangnya, kalian atau keluarga juga akan langsung saja dibantu dalam mengelola keuangan termasuk dalam sebuah penganalisaan dari hasil, lalu pengeluaran, hingga utang dan Tabungan. Tidak ketinggalan ada juga Dana Pensiun, Dana Pendidikan dan juga pilihan-pilihan Investasi. Perencanaan keuangan ini sudah langsung bertujuan dalam membantu kalian untuk mencapai target keuangan yang hendak langsung dicapai tahun depan atau masa-masa selanjutnya. Berikut ini, kalian bisa lakukan beberapa langkah benar dalam memilih Financial Planner.

Carilah Perencanaan Keuangan yang sudah Tersertifikasi

Untuk dapat memastikan kalian dalam memilih financial planner yang sudah berkonsultasi, maka disini kalian bisa langsung saja memastikan apakah memang perencanaan keuangan ini mengantongi sebuah sertifikasi atau tidak. Di Indonesia sendiri, pemerintahan hanya saja mengakui Financial Planner Standards Board atau FPSB yang sebagai satu-satunya dari badan pengelola sertifikasi profesi perencana keuangan. Lalu FPSB ini mengeluarkan dari 2 jenis sertifikasi yakni seperti :

  1. Sertifikasi Financial Planner atau CFP bagi mereka yang memang sudah langsung menuntaskan pendidikan 4 Modul.
  2. Sertifikasi Financial Planner atau CFP yang mana mereka ini bisa menyelesaikan pendidikan 2 modul yang ada.

Selain memiliki tujuan untuk bisa memperoleh adanya saran yang kredibel, yang mana memilih perencanaan keuangan bersertifikasi ini sangat penting agar nantinya bisa emmbangun sebuah kepercayaan. Sebab pada saat itu, ketika memang berkonsultasi nantinya kalian bisa memastikan data yang kalian bagikan terjaga.

Mencari Financial Planner untuk Sesuai dengan Kebutuhan

Jadi, untuk para perencana keuangan sendiri memiliki masing-masing yang jauh lebih spesifikasi. Misalnya saja pada perencanaan keuangan yang mana melayani dari pelanggan Individu atau sebuah keluarga dengan penghasilan di bawah senilai Rp. 10 Miliar/Tahunnya. Ada juga perencana keuangan yang bisa melayani pelanggan dengan penghasilan diatas Rp. 10 Miliar.

Lalu kemudian ada juga perencana keuangan yang sangat amat fokus pada sebuah konsultasi di bidang pilihan Investasi, Asuransi, Bisnis, Perpajakan Dsb. pastikan disini kalian bisa meminta jasa Konsultasi pada lembaga perencana keuangan yang sangat tepat. Disini kalian bisa menanyakan kepada para calon perencana keuangan mengenai jasa utama yang memang menawarkan adanya alasan kalian harus menggunakan jasa mereka dibandingkan pada perencana keuangan lainnya.

Mencari Tahu adanya Tarif yang Dikenakan

Disini kalian bisa mencari tahu dari beberapa calon perencana keuangan baik itu dari badan hukum, atau dari Individu yang ada. Yang mana hendak untuk menggunakan nya dan kemudian bisa ditanyakan pada setiap tarifnya masing-masing dari perencana keuangan tersebut untuk langsung berkonsultasi. Pastikan juga apakah mereka ini mengenakan komisi dari penjualan atau bisnis atau memang imbal hasil atas investasi yang kalian konsultasikan ke mereka ini.

Meminta Contoh Financial Planner yang Pernah Dibuat

Tidak ada salahnya untuk bisa meminta sebuah contoh portofolio berupa sebuah financial planner yang dulunya pernah dibuat oleh Calon Perencana keuangan. Umumnya si ini adalah dokumen, perencanaan keuangan ini dan terdiri dari tujuan keuangan dan juga strategi dalam mencapainya.hal ini langsung saja memberi gambaran bagi kalian mengenai sebuah jasa yang akan langsung kalian peroleh. Apakah memang ini sesuai sekali dengan kebutuhan atau memang tidak dibutuhkan sama sekali.

Mencari Tahu adanya Track Record Perencana Keuangan

Selanjutnya, kalian bisa untuk mencari tahu atas Track Record perencana keuangan dengan cara langsung melihat ulasan di Internet atau bisa menggali informasi dari rekan dan juga kerabat. Sebaiknya disini kalian bisa memilih adanya perencana keuangan yang memiliki Track Record sebagai berikut :

1) Kalian bisa saja mengukur personal risk atau resiko pribadi yang kalian miliki. Nah, yang termasuk resiko pribadi ini sendiri adalah kondisi dari latar belakang keluarga, pekerjaan, utang, preferensi Investasi hingga tabungan dan lainnya. Dengan cara mengetahui Resiko Pribadi, maka perencana keuangan tidak hanya bisa bicara soal angka untuk tujuan finansial itu sendiri. Namun, bisa juga dalam mempertimbangkan faktor sebuah resiko yang kalian rasakan ketika sudah memilih Tabungan, Investasi, Alokasi Anggaran, pengelolaan Utang dan masih banyak lagi yang sejenisnya.

2) Memilih rencana keuangan yang ingin mendengar paparan kalian ketika sudah mengungkapkan adanya kondisi keuangan tersebut.

3) Bisa memberikan masukan di luar ekspektasi yang kalian kira. Misalnya disini kalian bisa menginginkan nasihat dari pengelolaan keuangan untuk setahun atau 5 tahun kedepan. Dari perencana keuangan yang bagus itu sendiri tidak hanya bisa memberikan gambaran keuangan kalian bisa sebatas tujuan keuangan yang hendak kalian capai. Namun, juga bisa memberikan masukan dalam pengelolaan keuangan yang lebih panjang. Hal ini dikarenakan sudah menyangkut sebuah keputusan dari perencana keuangan yang lebih panjang. Hal ini dikarenakan sudah menyangkut sebuah keputusan yang perlu kalian buat untuk saat ini.

4) Perencana Keuangan sendiri bisa memberikan masukan tepat sasaran jika memang didukung langsung oleh Riset dan juga data yang kuat seputar Makro Ekonomi dan juga Produk-Produk financial yang memang sudah disarankan.

Patikan Kalian Hanya Berkonsultasi

Jadi, dalam hal ini kalian bisa memastikan untuk berkonsultasi saja, bukan melainkan meminta jasa pengelolaan aset. Di Indonesia sendiri ada sebuah badan atau individu dari perencana keuangan yang tidak diperbolehkan untuk mengelola aset tersebut. Hal ini dikarenakan, pemerintah Indonesia hanya saja mengizinkan perusahaan yang mengantongi izin sebagai manajemen Investasi yang sah dan bisa mengelola aset dengan sebaik mungkin.

Walau kalian berkonsultasi pada perencana keuangan, pastikan juga kalian tidak menitipkan pengelolaan aset yang kalian miliki. Bisa saja berupa uang tunai, lalu saham, tabungan, obligasi, properti dan masih banyak yang lainnya. Kepada para perencana keuangan tersebut, sebaliknya jika memang menawarkan selalu pengelolaan aset yang ada dan mengetahui bahwa hal ini memiliki resiko tersendiri.

Itu dia beberapa treatment atau langkah tepat untuk bisa kalian ikuti dalam memilih Financial Planner dengan Benar. Terima kasih dan sampai jumpa …